Mengenang Kejayaan Tim Kebanggaan (bagian 1)

Penampilan persib saat ini memang jauh dari harapan bahkan memalukan, berada hanya beberapa strip di atas zona degradasi. Ekspektasi untuk kembali berjaya sudah dilupakan, kini harapannya adalah bisa meraih hasil maksimal dibeberapa laga sisa demi memperbaiki peringkat. Terpuruknya persib saat ini membuat para bobotoh kecewa tentunya, gelar juara yang selalu didambakan setiap kali awal kompetisi sudah tak berarti. Masa – masa indah konvoi merayakan kesuksesan meraih gelar tentu masih di ingat, 2014 juara isl & 2015 juara piala presiden adalah buktinya. Gelar terakhir yakni piala presiden diraih pada 18 oktober 2015 atau dua tahun yang lalu persib menjadi kampiun dengan mengalahkan sriwijaya fc di final.

Masa indah itu memang sudah berlalu namun tidak salah jika kita kembali mengingat dan mengenang masa lalu. Tentang euforia gelar juara piala presiden 2 tahun yang lalu menyisahakan beragam kisah yang selalu menarik  untuk diceritakan meski berulang-ulang, ada kebahagian bercampur rasa bangga apalagi jika mampu hadir menyaksikan secara langsung. Peran bobotoh dalam setiap laga kandang maupun tandang yang vital, hingga masa kejayaan seakan menjadi begitu istimewa. Pemain berjibaku di atas lapangan demi membalas jasa bobotoh yang terus memberikan dukungan rela melakukan cara apapun demi tim kebanggaan.

Bukan hal baru memang jika bobotoh selalu datang untuk hadir langsung mendampingi, meski tandang sekalipun bobotoh berusaha hadir untuk mendukung sang pangeran biru dengan slogan away day. Begitu pun saat gelaran partai final piala presiden, walau venue final berada di Jakarta yang mempunyai sejarah kurang harmonis namun itu bukan menjadi kendala. Itu terbukti ketika minggu siang rombongan bobotoh tiba di GBK, lautan biru nampak jelas terlihat. Unik karena biasanya GBK selalu identik dengan warna orange (jika persija bertanding) maupun merah putih (jika timnas bertanding), bahkan hingga beberapa jam selang kick off dimulai atmosfir stadion semakin terasa dengan chanthalo-halo bandung yang menjadi ciri khas supporter persib.

Sang lawan yakni sriwijaya fc sadar betul akan hal tersebut, walau bermain di tempat netral namun untuk urusan dukungan persib memang selalu unggul bahkan persib seperti berlaga seperti di kandang sendiri. Sriwijaya yang bertekad untuk menang demi apreasi untuk para suporternya yang hadir sebagai minoritas, supporter sriwijaya yang identik dengan warna kuning serta hijau seakan tertutup oleh lautan biru yang lebih dominan.

Pertandingan yang sudah ditunggu-tunggu itupun akhirnya dimulai, kick off digelar malam hari sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Persib yang sejak awal sudah di unggulkan memang tampil dominan dibanding lawannya, faktor dukungan serta mental juara isl 2014 terlihat jelas. Akhirnya tendangan bebas jupe sukses menjebol gawang sriwijaya di awal babak pertama, meski sudah unggul namun serangan terus dilancarakan dan kembali menghasilkan gol jelang akhir babak pertama melalui konate. Keunggulan sementara di babak pertama semakin menambah semangat para bobotoh yang hadir, chant terdengar begitu lantang seakan lelah selama perjalanan tak terasa. Dibabak kedua tidak ada gol lagi tercipta, dan persib kembali berjaya dengan sukses meraih gelar juara piala presiden 2015 mengalahkan sriwijaya fc dengan skor 2-0

Seperti saat sukses menjadi juara isl 2014, saat sukses menjuari piala presiden pun skuad persib disambut oleh bobotoh saat di bandung. Jalanan kota bandung kala itu menjadi lautan manusia beratribut warna biru, semua menyatu merayakan pencapaian pangeran biru. Kebahagiaan tidak cuma terpancar dari para bobotoh, para pemain pun larut dala suka cita meski raut wajah lelah begitu nampak terlihat. Semua larut dalam kebahagiaan, mengulang kejadian yang sama kala sukses menjuarai ISL 2014



Mengenang Kejayaan Tim Kebanggaan (bagian 1) Mengenang Kejayaan Tim Kebanggaan (bagian 1) Reviewed by admin on October 20, 2017 Rating: 5

2 comments

  1. Artikel abal-abal tapi keren isinya. Gambarnya kurang jelas, kalo bisa digedein. Terus judulnya typo "Kebangaan".
    .
    Keren isinya. Salam dari Bobotoh PErsib dari Kuningan yang sedang merantau di Yogyakarta!

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap lur, nuhun sudah kami perbaiki :)
      Salam juga untuk bobotoh kuningan & yogyakarta

      Delete