Akankah Dejavu Kontra Bhayangkara?
Bhayangkara fc mengalami nasib yang hampir sama dengan sang lawan, ingin bangkit dari keterpurukan setelah dilaga sebelumnya harus dipermalukan PBFC. Duel dua tim pesakitan ini sama-sama ingin menjadikan lawannya sebagai moment untuk bangkit. Simon yang kini menangani bhayangkara nampaknya cukup siap, sosok firman utina serta evan dimas menjadi andalan untuk mengatur tempo di atas lapangan. Tembok dilini belakang tetap mengandalkan pada legiun asing mereka dutra yang berduet dengan sang kapten indra kahfi. Sosok Furtuoso yang mengisi sektor depan diharapkan kembali menunjukan ketajamannya, striker asal brazil ini akan disuplay oleh ilham udin serta i putu gede. Minus untuk posisi penjaga gawang nampaknya sudah di antisipasi dengan menempatkan kiper kedua rully desrian setelah kiper andalan wahyu tri mengalami cedera
Maung bandung yang akan melakoni laga tandang rasa kandang harus segera memutus tren negatif di tiga laga sebelumnya, hasil 2 imbang dan 1 kekalahan jelas mengecewakan. Belum padunya barisan depan memang sangat mengkhawatirkan, skema serangan yang cenderung mudah di antisipasi lawan hingga mandulnya para striker menjadi salah satu persoalan yang masih mengambang. Wildan/toncip bisa dpilih untuk mendampingi jupe di posisi center back setelah vlado harus absen karena akumulasi kartu. Sektor paling sentral yakni lini tengah yang paling menumpuk pemain masih menjadi titik lemah, banyaknya pemain yang berada dilini tengah menjadikan banyak pilihan tetapi bisa juga menjadi boomerang karena hingga pekan ke 8 lini tengah persib terlihat masih belum padu. Dua mega bintang alumni liga inggris yaitu essien serta cole nampaknya akan diberi kesempatan, yups keduanya memang masih sebatas sukses menghebohkan persepakbolaan tanah air saja tanpa memberikan kontribusi yang berarti untuk tim
Kemenangan menjadi wajib diraih saat persib bertandang ke markas bhayangkara fc. Kondisi tim saat ini yang mulai tidak kondusif paska sederet hasil minor ditambah dengan non teknis yang makin membuat tekanan terutama untuk pelatih djajang nurjaman. Sekelintir persoalan yang dialami persib saat ini mengingatkan pada turnamen tsc lalu, setelah dipermalukan bhayangkara fc, pelatih persib kala itu dejan antonic memilih pergi karena tak sanggup menahan tekanan. Akankah dejavu?
Akankah Dejavu Kontra Bhayangkara?
Reviewed by admin
on
June 03, 2017
Rating:
Reviewed by admin
on
June 03, 2017
Rating:


No comments