Problematika GBLA

Gelora bandung lautan api atau biasa disingkat GBLA dipilih persib sebagai home base dalam 2 laga terakhir, laga ujicoba melawan bali united sepekan sebelumnya serta laga pembuka liga 1 kontra arema sabtu lalu. Selain pencapaian persib yang tidak memuaskan di kedua laga tersebut, muncul kabar tak sedap dari sebagian bobotoh yang kecewa dengan lingkungan sekitar stadion mewah tersebut. Berikut problematika GBLA yang ramai diperbincangankan di linimasa

 1. Hilangnya beberapa barang pribadi milik bobotoh, tindakan kriminal ini memang sangat disayangkan  ditengah euforia memberikan dukungan kepada tim kebanggaan ada beberapa oknum yang memanfaatkan situasi tersebut untuk mencuri. Mulai dari hilangnya helm hingga hilangnya sparepart kendaraan bermotor yang sengaja dibongkar
2. Pungli  seolah menjadi mata pencaharian dadakan, memanfaatkan fanatisme bobotoh yang luar biasa mereka tak segan mematok harga parkir kendaraan bermotor diluar nalar. 1 unit kendaraan bermotor roda dua mereka patok harga 20rb, lalu saat selesai pertandingan ada iuran tambahan yang jika tidak diberikan maka akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan
3. Laga persib ini memang benar – benar di manfaatkan oleh masyarakat sekitar/pribumi untuk meraup keuntungan, join yang tak manusiawi mereka lakukan dengan beberapa ormas. Salah satunya menjadi perantara bagi mereka yang tak bertiket untuk dapat melenggang masuk asal harga sesuai kesepakatan. Semakin ironis ketika para aparat yang harusnya menegakan aturan justru ikut mencari penghasilan tambahan. 
4. GBLA tak bersahabat dengan persib, ini memang berbeda dengan 3 uraian sebelumnya karena lebih menekankan kepada hal yang bisa dibilang bersifat mitos. Wajar saja muncul statement dari beberapa bobotoh jika “GBLA Eweuh Simaan” pernyataan yang muncul tersebut karena hasil mengecewakan yang diraih persib saat memilih GBLA sebagai markas kebesaran dalam 2 pertandingan terakhir.


Itulah beberapa curahan hati dari sebagian bobotoh atas permasalahan yang terjadi di GBLA sabtu lalu, mereka mengungkapkan kekecewaannya dengan posting di media sosial agar semua tahu dan lebih waspada untuk kedepannya. Sudah sepatutnya baik dari pihak keamanaan, panpel persib, hingga warga sekitar untuk duduk bersama mencari solusi agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Perlu digaris bawahi ini bukan tentang fanatisme yang diukur dengan materi tapi lebih menitik beratkan pada perilaku tak terpuji hingga kriminalitas serta  pungli yang sudah jelas melanggar hukum dan harus ditindak.
 
 
Problematika GBLA Problematika GBLA Reviewed by admin on April 17, 2017 Rating: 5

No comments