Menggugah Asa Juara Tanpa Jemawa
Sulit menolak jika laga antara persebaya surabaya melawan persib bandung (27/7) sebagai salah satu laga terbaik, terbaik di liga maupun untuk sekedar history kedua kesebelasan yang bertanding. Itu anggapan saya pribadi ketika wasit kemudian meniup peluit panjang tanda pertandingan usai dan tuan rumah harus mengakui keunggulan tim tamu. Tentu yang semakin membuat laga semalam special, kemenangan tersebut menjadikan Persib Bandung sebagai juara paruh musim Gojek Liga 1 2018
Belum cukup sampai disitu, menjelang laga perdana Liga 1, Mario Gomez harus pulang ke Argentina karena istrinya yang sedang sakit, praktis sang asisten pelatih Fernando Soler yang memimpin instruksi. Dua laga di awal Liga 1, Persib jalani tanpa Mario Gomez, hasil yang kurang memuaskan diraih (seri lawan PS TIRA & kalah lawan Sriwijaya fc) dan langsung mendapat kiritikan bobotoh.
Mario Gomez mulai kembali memimpin Persib di pekan ketiga, kehadiran Gomez langsung membuahkan hasil dengan sukses mengalahkan Mitra kukar sekaligus kemenangan perdana di Liga 1, yang secara tidak langsung sedikit meredakan tensi atas hasil negatif di laga sebelumnya.
Total dari 17 pertandingan putaran pertama, Mario gomez hanya memimpin 15 laga dengan raihan 8 menang, 5 seri, 4 kalah perolehan 29 poin. Secara pribadi pencapaian Gomez layak di apresiasi, dengan berbagai macam persoalan yang sudah di sebutkan di awal dan dimusim perdana melatih tim di Indonesia, Gomez terbilang cepat beradaptasi dan pandai mengatur strategi dengan komposisi tim yang ada. Tanpa meremehkan pelatih lain di Liga 1, Mario Gomez memang layak dicap sebagai pelatih jempolan . Tidak lupa apresiasi dari kami untuk kalian para pemain dan para staf pelatih yang telah berjuang hingga paruh musim
Terakhir, ini baru setengah kompetisi, jalan terjal untuk sampai di tahta tertinggi masih banyak yang harus dihadapi dan ingatlah bahwa mempertahankan itu lebih sulit dari mendapatkan
Mundur sejenak sebelum kompetisi Liga 1 dimulai, walau juara tidak ditargetkan oleh sang pelatih tapi tetap saja tuntutan harus berprestasi diharapkan oleh bobotoh. Apalagi Mario Gomez yang sukses diklub sebelumnya semakin menambah gairah agar gelar juara kembali diraih untuk kemudian di arak keliling kota kembang (seperti konvoi juara isl 2014 & piala presiden 2015)
Namun Mario Gomez datang dengan berbagai macam persoalan, sarana latihan yang dinilai tidak memadai hingga susunan pemain yang tidak terlalu istimewa untuk bergabung ditim sebesar persib. Sebut saja Ghozali Siregar dan Ardi Idrus, kedua nama ini bahkan sempat dipertanyakan oleh bobotoh ketika datang ke persib, apakah murni keputusan pelatih atau ada hal lain? Semakin rumit ketika pemain seleksi lain yang datang bukanlah nama yang cukup familiar, asa untuk kembali berprestasi di awal perlahan coba kembali diredakan dengan mencoba berfikir realistis
Namun Mario Gomez datang dengan berbagai macam persoalan, sarana latihan yang dinilai tidak memadai hingga susunan pemain yang tidak terlalu istimewa untuk bergabung ditim sebesar persib. Sebut saja Ghozali Siregar dan Ardi Idrus, kedua nama ini bahkan sempat dipertanyakan oleh bobotoh ketika datang ke persib, apakah murni keputusan pelatih atau ada hal lain? Semakin rumit ketika pemain seleksi lain yang datang bukanlah nama yang cukup familiar, asa untuk kembali berprestasi di awal perlahan coba kembali diredakan dengan mencoba berfikir realistis
Belum cukup sampai disitu, menjelang laga perdana Liga 1, Mario Gomez harus pulang ke Argentina karena istrinya yang sedang sakit, praktis sang asisten pelatih Fernando Soler yang memimpin instruksi. Dua laga di awal Liga 1, Persib jalani tanpa Mario Gomez, hasil yang kurang memuaskan diraih (seri lawan PS TIRA & kalah lawan Sriwijaya fc) dan langsung mendapat kiritikan bobotoh.
Mario Gomez mulai kembali memimpin Persib di pekan ketiga, kehadiran Gomez langsung membuahkan hasil dengan sukses mengalahkan Mitra kukar sekaligus kemenangan perdana di Liga 1, yang secara tidak langsung sedikit meredakan tensi atas hasil negatif di laga sebelumnya.
Gomez mulai paham harus bagaimana dengan skuad yang uyuhan ini, memaksimalkan pemain yang sebelumnya biasa saja agar mampu tampil optimal. Dari beberapa pemain baru, dua pemain baru yang sudah disebut sebelumnya mendapat perhatian khusus dari bobotoh. Ghozali sejak awal kompetisi selalu mengisi strating eleven, sementara Ardi Idrus mulai diberikan kepercayaan saat menjamu Mitra Kukar. Seiring berjalannya waktu kedua pemain yang saat pertama tiba di bandung dipertanyakan, kini menuai pujian, bahkan sebagian menganggap sebagai pembelian terbaik Persib musim ini.
Total dari 17 pertandingan putaran pertama, Mario gomez hanya memimpin 15 laga dengan raihan 8 menang, 5 seri, 4 kalah perolehan 29 poin. Secara pribadi pencapaian Gomez layak di apresiasi, dengan berbagai macam persoalan yang sudah di sebutkan di awal dan dimusim perdana melatih tim di Indonesia, Gomez terbilang cepat beradaptasi dan pandai mengatur strategi dengan komposisi tim yang ada. Tanpa meremehkan pelatih lain di Liga 1, Mario Gomez memang layak dicap sebagai pelatih jempolan . Tidak lupa apresiasi dari kami untuk kalian para pemain dan para staf pelatih yang telah berjuang hingga paruh musim
Ketika sebagian besar bobotoh berbahagia atas pencapaian persib yang berhasil juara paruh musim, terselip doa dan harapan semoga kenangan buruk di musim 2006/2007 tak terulang. Tim Persib saat ini memang masih jauh dari sempurna, namun kalau pun ada sesuatu yang harus dibenahi biarlah menjadi urusan seorang Mario Gomez. Label juara paruh musim diharapakan tidak membuat pemain menjadi jemawa hingga berpuas diri
Terakhir, ini baru setengah kompetisi, jalan terjal untuk sampai di tahta tertinggi masih banyak yang harus dihadapi dan ingatlah bahwa mempertahankan itu lebih sulit dari mendapatkan
Menggugah Asa Juara Tanpa Jemawa
Reviewed by admin
on
July 31, 2018
Rating:
Reviewed by admin
on
July 31, 2018
Rating:


No comments